Thursday, 27 December 2012

0 La Masia, ‘Dapur’ Kesuksesan Barcelona Kini Dan Nanti

Sistem pembinaan pemain muda Barcelona itu disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia, setidaknya untuk dekade ini.

Dengan kesuksesan Barcelona melebarkan jaraknya dengan juara Primera Liga musim lalu, Real Madrid, serta gemilangnya Lionel Messi berkat lesakan 91 golnya hingga penghujung Desember, kiranya ini adalah momen yang tepat untuk membahas asal-muasal talenta dunia yang dimiliki Blaugrana: Akademi La Masia.

Barcelona mungkin tidak akan sesukses ini jika bukan karena perencanaan jangka panjang di bawah ratusan pelatih, guru, mentor, juru masak, dokter, psikolog dan, terlepas dari itu semua, bibit-bibit muda dengan hati-hati dipilih di La Masia.

Dikisahkan, pembentukan La Masia itu sendiri berasal dari konsep presiden Lluis Nunez yang mengacu saran Johan Cruyff pada 1979, yang akhirnya sukses menghasilkan pemain-pemain legendaris seperti Pep Guardiola, Carles Puyol, Xavi Hernandez dan tentu saja Lionel Messi--nama terakhir diboyong saat ia berusia 13 tahun.

Memasuki penghujung 2012 yang akan berganti ke tahun 2013, akademi Barcelona mungkin telah menahbiskan diri sebagai panutan bagi banyak klub, setidaknya untuk meniru pola pendidikan yang mereka terapkan.

Tidak seperti badan terdidik lain seperti FBI yang terkenal ketat, La Masia bisa dibilang terbuka mengenai pengembangan bibitnya, hal itu tidak menjadi masalah karena tidak ada rahasia selain sistem seleksi yang terperinci, pengorbanan, fokus pada keberhasilan akademis di siang hari, dan bermain bola mengikuti tradisi filosofi pass and move setiap malamnya.

Direktur La Masia saat ini Guillermo Amor, yang juga lulusan serta mantan bintang Barcelona, pernah menjelaskan seperti ini: “Saya tidak merasa ini adalah rahasia. Hal ini lebih mengenai kepercayaan akan apa yang Anda lakukan dalam pekerjaan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, dan juga bertaruh pada anak-anak muda di akademi, karena pembuktian hasil akhir ada di sana [skuat inti Barca],” ujarnya seperti dilansir ESPN.

Lebih jauh, Amor menambahkan: “Banyak pemain-pemain di tim utama asalnya dari sini, dari rumah kami. Kami melihat bahwa anak-anak di dalam akademi ini memiliki begitu banyak kualitas dan potensi untuk suatu hari nanti mencapai tim utama.”

Dari 25 nama di inti tim Barcelona untuk saat ini, setidaknya ada 16 pemain yang sukses mencapai level sepakbola profesional, yang tentunya sebagian besar dari mereka telah menyelesaikan penggemblengan penting di La Masia.

Tentu, pemain-pemain seperti Cesc Fabregas, Gerard Pique ataupun Jordi Alba harus membuktikan diri mereka terlebih dahulu di klub lain sebelum dirasa layak kembali ke Camp Nou. Namun, konsep yang diperoleh di akademi La Masia pastinya membantu mereka untuk jadi sosok idaman seperti sekarang.

Selain itu, pada ajang pemilihan Ballon d’Or 2010 lalu, kesuksesan besar diraih oleh lulusan La Masia, dengan tiga pemain andalan tim inti Barcelona, yakni Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez menjadi tiga pesepakbola top di planet bumi. “Bagi kami, itu adalah momen yang sangat spesial,” ujar Amor mengenai kesuksesan tersebut.

“Fakta bahwa seseorang yang lulus dari sistem kami, mencapai tim utama, meraih begitu banyak dan memenangi gelar individu terbesar di dunia sepakbola, tentu tidak ada duanya. Namun, ketika memiliki tiga perwakilan? Luar biasa. Mereka semua pantas meraihnya. Messi itu jenius. Dialah yang terbaik dan pantas meraihnya, tapi Xavi dan juga Iniesta bisa memahami itu.

“Hal itu [penghargaan Ballon d’Or 2010] juga membantu kami, karena anak-anak muda terutama di akademi kami bisa melihat kesuksesan yang telah diraih tim utama, yang tentu diraih berkat kerja keras.”



Sunday, 16 December 2012

0 El Cant del Barca

Halo para cules, menjelang bentrok antara Barcelona dengan Atletico tentunya kalian pada semangat bukan? Ya, pertarungan yang akan dilaksanakan di Nou Camp, Senin (17/12) dinihari nanti pastinya akan dilihat dan ditunggu-tunggu oleh para Barcelonista di seluruh dunia, yang akan menyajikan bentrok antar klub papan atas. Oke nih para cules, sebelum pertandingan dimulai, pasti kalian pada semangat bukan melihat tim kesayangan kita bertanding? Untuk lebih semangatnya lagi, kini admin akan memberikan lirik anthem FCBarcelona yang berjudul :EL Cant del Barca" 

Tot el campEs un clamSom la gent blaugranaTant se val d'on venimSi del sud o del nordAra estem d'acord, ara estem d'acord,Una bandera ens agermana.Blaugrana al ventUn crit valentTenim un nom el sap tothom:Barça, Barça, Baaarça!
Jugadors, seguidors,Tots units fem força.Son molt anys plens d'afanys,Son molts gols que hem cridatI s'ha demostrat, i s'ha demostrat,Gue mai ningu no ens podrà torcer.Blaugrana al ventUn crit valentTenim un nom el sap tothom:Barça, Barça, Baaarça!
In English :
The whole stadium
loudly cheers
We’re the blue and claret supporters
It matters not where we hail from
Whether it's the south or the north
Now we all agree, we all agree,
One flag unites us in brotherhood.
Blue and claret blowing in the wind
One valiant cry
We’ve got a name that everyone knows:
Barça, Barça, Baaarça!

Players, Supporters
United we are strong.
We’ve achieved much over the years,
We’ve shouted many goals
And we have shown, we have shown,
That no one can ever break us.
Blue and claret blowing in the wind
One valiant cry
We’ve got a name that everyone knows:
Barça, Barça, Baaarça!

Semoga postingan diatas menambah semangat para cules untuk mendukung tim kesayangan kita.!!
Visca el Barca

0 FCB vs Atletico Madrid , Akankan Messi Menciptakan Gol Lagi ?

Udah lama gw gak aktif lagi main blog, setelah beberapa bulan gw bertapa akhirnya  gw bisa main blog lagi nih. Hehe, udah kangen belum nih sma admin pling ganteng se komplek? Mungkin karna akhir-akhir ini gw sibuk dengan kerjaan gw yaitu ketua perhimpunan para odong-odong se-RT ehh.. mksud gw sebagai pelajar yang rajin #preet. Tinggal menghitung hari lagi sih. mulai hri ini dan 20 abad yang akan datang. *itu palsunya, aslinya 2 minggu* gw akan menghiasi hidup lo smua dengan berita seputar tim kesayangan kita, siapa lagi kalo bukan FC Barcelona. Setelah itu gw gak main blog lagi, alias pasif karna apa ? karna gw hrus siap-siap untuk bertempur mlawan musuh bebuyutan gw yaitu UN (Ujian Nasional). Eniwei, maklumilah saja, janganlah bersedih, pasti admin akan datang mungkin delapan bulan lagi. Oke ?
Jangan lupa nih cules, liat tim kesayangan kita main :
La Liga Jornada 16 | FCBarcelona vs Atletico Madrid | Senin, 17 Desember 2012 | Pukul 03.00 WIB | LIVE TRANS TV



Akankah Messi menciptakan gol lagi? yang membawa Barcelona menang dan melampaui rekor gol Gerd Mueller, sekarang Messi sudah menciptakan 88 gol dan apakah akan terus bertambah? kita lihat saja nanti

#Visca Barca !!

Saturday, 14 July 2012

0 Pulih Cedera, Villa Tak Sabar Lagi untuk Beraksi

Sejak Desember tahun lalu, David Villa harus berakrab dengan kamar bedah dan ruang perawatan Barcelona untuk memulihkan otot tibia kakinya yang patah. Kini, ia tak sabar beraksi di musim baru.

"Aku ingin segera mengakhiri liburan. Dokter sudah memberi lampu hijau melihat kondisiku dan aku ingin kembali ke lapangan, berlatih tidak terpisah dengan tim," tegasnya kepada media Spanyol, AS, Sabtu (14/7/2012).

Pernyataan Villa itu diungkap saat memberikan pelatihan sepak bola musim panas di Kampus Tuilla di kampung halamannya, Langreo, kawasan Asturia.

"El Guaje" --sebutan Villa, berarti Si Bocah dalam Bahasa Spanyol dialek Asturia-- juga berkomentar soal kemenangan Spanyol di Euro 2012.

"Kemenangan yang luar biasa. Spanyol mencapai prestasi di mana tim lain belum pernah lakukan. Itu sangat membanggakan," tandasnya.

Villa juga berkesempatan mengunjungi pertambangan Candin dan menyatakan empatinya.

"Aku juga berasal dari keluarga pekerja tambang. Aku akan selalu mendukung mereka," ucap Villa.

Eks bomber Valencia berusia 30 tahun itu ingin para pekerja tambang itu selalu berkarya dengan sepenuh hati dan tak berhenti memperjuangkan hak hasil usaha kerasnya.



0 Ronaldinho Telah Mengubah Barcelona

BARCELONA – Sulit untuk membantah bahwa Ronaldinho merupakan salah satu pemain yang memberi pengaruh besar bagi kejayaan Barcelona, dalam satu dekade terakhir. Presiden Barcelona Sandro Rosell pun menilai demikian.


Dinho- panggilan Ronaldinho- didatangkan Barcelona dari Paris Saint-Germain (PSG) pada 2003. Di tahun keduanya, Dinho berhasil membawa Blaugrana meraih kembali gelar juara La Liga, setelah terakhir mereka dapatkan pada 1999.


Pada musim berikutnya (2005/06), Dinho semakin menjadi elemen penting di tubuh Barcelona. Bersama rekan-rekannya, ia berhasil membawa Blaugrana mempertahankan gelar juara La Liga dan meraih trofi Liga Champions yang kedua sepanjang sejarah klub.


“Ronaldinho mengakhiri dinamika negatif yang terjadi pada klub dan membuatnya positif kembali. Itulah yang telah Ronaldinho lakukan. Dia telah mengubah jalan yang ditempuh Barcelona, dan kontribusinya terus berlanjut,” ujar Rosell.


Dinho hijrah ke AC Milan pada 2008 dan hanya bertahan selama dua setengah musim. Kemudian, pemain yang kini berusia 32 tahun itu bermain untuk Flamengo selama satu setengah musim, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Atletico Mineiro beberapa waktu lalu.


Friday, 13 July 2012

0 Inilah 9 Club yang pernah menjuarai Liga Spanyol

Sejak digulirkan pertama kali pada tahun 1929, Liga Spanyol baru menghasilkan 9 juara. Real Madrid dan Barcelona menjadi pengumpul terbanyak. Namun, nama-nama seperti Atletico Madrid, Athletic Bilbao, Valencia, Real Sociedad, Deportivo La Coruna, Sevilla, dan Real Betis tak boleh dilewatkan.

1. Real Madrid (32 gelar)

Klub ibukota adalah pemegang gelar Liga Spanyol terbanyak. 32 gelar mereka kantongi sejak pertama kali menjadi yang terbaik pada musim 1931-32. Bicara tahun keemasan, tidak ada yang tidak setuju bahwa El Real dekade 1950-an hingga 1960-an menjadi yang terbaik. Dalam rentang waktu 16 tahun ada 12 gelar yang didapatkan. Kini, dengan skuad multinasional, kubu Jose Mourinho juga dijagokan mampu mempertahankan gelar.

2. Barcelona (21 gelar)

Barcelona adalah klub pertama yang menjuarai Liga Spanyol pada 1929. Mereka sempat menunggu selama hampir dua dekade untuk mendapatkan gelar kedua. Sepanjang perjalanan La Liga, El Barca terus menjadi kompetitor terkuat Real Madrid. Musim ini, dengan pelatih baru, Tito Vilanova, Blaugrana juga masih dianggap sebagai pesaing utama kubu Santiago Bernabeu dalam mempertahankan gelar.

3. Atletico Madrid (9 gelar)

Klub ‘kedua’ di kota Madrid ini menjadi klub terbanyak meraih gelar setelah Real Madrid dan Barcelona. Sembilan label juara melekat pada mereka sejak musim 1939-1940. Terakhir kali Rojiblancos mendapatkan gelar, adalah pada musim 1995-96. Sempat mengalami krisis keuangan parah yang menyebabkan akademi mereka dibubarkan, Atletico yang pernah terjerumus ke Segunda Division masih terus mencari penampilan terbaik di dekade awal abad XX.

4. Athletic Bilbao (8 gelar)

Athletic adalah klub kedua yang berhasil mendapatkan gelar La Liga. Namun, prestasi mereka yang gemilang di awal dekade 1930-an, tak berkelanjutan hingga saat ini. Terakhir kali pasukan lokal Basque menikmati gelar adalah pada musim 1983-84 atau hampir tiga dekade lalu.

5. Valencia (6 gelar)

Wakil Valencia yang sempat mengacaukan dominasi Real Madrida dan Barcelona di awal dekade 2000-an. Sepasang gelar didapatkan pasukan Mestalla pada musim 2001-02 dan 2003-04. Secara keseluruhan, dalam belasan musim terakhir, El Che memang menjadi salah satu klub yang penampilannya relatif stabil selain duo raksasa Spanyol.

6. Real Sociedad (2 gelar)

Sociedad pernah dua kali mendapatkan gelar juara pada musim 1980-81 dan 1981-82. Namun kejayaan Txuri-urdin yang kala itu memiliki penyerang Jesus Maria Satrustegui, tidak berlanjut hingga kini. Prestasi terbaik di abad XX adalah ketika Nihat Kahveci dkk. menjadi runner-up pada musim 2002-03.

7. Deportivo La Coruna (1 gelar)

Super Depor yang musim ini kembali ke Primera Division, menyimpan kisah manis pada musim 1999-200. Kala itu, mereka berhasil menjuarai La Liga untuk pertama dan terakhir kalinya; setidaknya hingga musim ini.

8. Sevilla (1 gelar)

Sevilla lebih banyak menjadi runner-up daripada juara La Liga. Empat kali mereka finish di peringkat kedua, dan baru sekali mencicipi gelar pada musim 1945-46. Ketika itu, dalam format liga yang berjumlah 14 klub, Sevilla unggul 1 angka dari Barcelona. Musim ini, pasukan Ramon Sanchez-Pijzuan memang masih dikategorikan sebagai klub elite. Namun, bicara juara, terlalu jauh untuk mereka.

9. Real Betis (1 gelar)

Klub asal Sevilla pertama yang mendapatkan gelar. Musim 1934-35, Betis yang kala itu bernama Betis Balompie, sukses menyingkirkan Real Madrid sang runner-up dengan perbedaan satu angka. Kini, puasa gelar telah terlalu lama, hampir 90 tahun.






:: Gimana Komentarnya Cules ?? ::

Tuesday, 5 June 2012

1 Awal Mula El Clasico dan Bumbu yang Menjaga Rivalitasnya






Awal Rivalitas



Menurut Phill Ball, penulis dari 'Morbo: The Story of Spanyol Football,' yang lebih suka menyebut rivalitas ini dengan 'Perang Saudara Spanyol', awal perseteruan antara Barca dan Real dimulai sejak awal dekade 30an saat publik Barcelona yang jenuh terhadap kecenderungan sentralisasi kota Madrid di era kediktatoran Franco.Barcelona saat itu seolah ingin membentuk sesuatu yang merupakan reputasi, identitas dan lambang kebanggaan Catalan. Barcelona saat itu lebih memihak kepada oposisi yang hampir mirip rezim fasis, dengan beberapa pemain Barcelona mendaftar pada oposisi tersebut di tahun 1934. Di saat mereka mulai membangun reputasi tersebut, pecahlah rivalitas keduanya tatkala Presiden Barcelona Josep Sunyol dibunuh oleh pasukan pengawal Franco saat mengunjungi Pasukan Republik di bagian utara kota Madrid.

Bumbu-Bumbu Perseteruan

Perseteruan antara dua klub besar Spanyol ini kian meruncing di tahun-tahun berikutnya. Bukan hanya merebutkan gelar juara di berbagai kejuaraan, kedua klub juga acap kali berduel dalam perebutan pemain bintang. Bahkan, kepindahan seorang pemain untuk menyeberang ke klub yang notabene musuh abadi mereka itu dianggap sebagai pengkhianatan. Berikut beberapa momen yang menjadikan rivalitas keduanya kian menguat:

Alfredo Di Stevano, 1950

Di Stefano yang saat itu bermain untuk klub Club Deportivo Los Millonarios dari kota Bogota, Kolombia, merupakan striker yang bersinar di masanya. Baik Barca maupun Madrid berlomba untuk memburu tanda tangan pemain Argentina yang mencetak 90 gol dari 101 laga bersama Millonarios. Keduanya bahkan mengklaim bahwa di Stefano adalah milik mereka sebelum pemain itu pindah dari River Plate ke Millonarios. FIFA pun harus turun tangan untuk menengahinya, dan memutuskan bahwa Barca dan Madrid akan bergantian musim untuk menggunakan jasa pemain itu.


Namun, dengan adanya campur tangan Franco yang mengintervensi Presiden klub Barcelona, Di Stefano akhirnya resmi menjadi milik Real pada tahun 1950. Meski klub itu memberi pernyataan bahwa si pemain secara sukarela memilih mereka. Kebencian Barca kian memuncak kepada Real dan pemain Argentina tersebut, karena Di Stefano mencetak dua gol dalam laga pertamanya melawan Barcelona.

Bernd Schuster, 1989

Schuster merupakan bagian penting dari tim Catalan itu selama kurun waktu 1980 hingga 1988. Ia adalah jendral lapangan tengah Barcelona yang juga menciptakan banyak gol dari kakinya untuk mengantarkan Barcelona menjadi juara La Liga pada musim 1984–85, dua kali juara Piala Liga di musim 1982–83, 1985–86 dan runner up Liga Champions Eropa pada musim 1985–86. Madrid yang kepincut dengannya kemudian membajak pemain asal Jerman ini pada tahun 1989.


Schuster pun berhasil memberi El Real dua kali gelar La Liga (1989,1990) serta gelar Copa del Rey dan Piala Super Spanyol di tahun 1989. Ia kembali ke Madrid untuk menjadi pelatih pada tahun 2007, akan tetapi ia hanya mampu bertahan semusim saja.

Michael Laudrup, 1995

Pemain Denmark ini adalah salah satu dari tiga pemain asing di The Dream Team Barcelona di bawah asuhan Johan Cruijff selain Ronald Koeman dan Hristo Stoichkov. Ia turut andil dalam kesuksesan Barca merebut gelar juara La Liga 4 musim berturut-turut (1991 hingga 1994), dan meraih gelar Liga Champions pada tahun 1991-92. Kegagalan Barca meraih gelar juara Liga Champions di tahun 1994 bisa dibilang karena tanpa adanya Michael di final. Cruijff lebih memilih Romario daripada dirinya untuk memenuhi kuota tiga pemain asing yang diperbolehkan tampil pada saat itu. Barca pun kalah telak 0-4 dari AC Milan di final.


Usai bersitegang dengan Cruijff, Laudrup kemudian memutuskan berkhianat dengan pindah ke seteru abadi mereka, Real Madrid di tahun 1995, yang langsung mengantarkan klub ibu kota Spanyol tersebut meraih juara La Liga di tahun pertamanya. Prestasinya itu membuat namanya abadi dalam sejarah sepak bola Spanyol, ia adalah satu-satunya pemain yang merebut gelar juara La Liga 5 kali berturut-turut dari dua klub yang berbeda.

Luis Enrique, 1996

Entah apa yang ada di benak Enrique yang lebih memilih Barcelona usai melihat kontraknya di Real Madrid tidak akan diperpanjang. Dengan status free transfer ia melenggang dengan santai ke seteru abadi klubnya tersebut. Namun sayang, di tahun pertama kepindahannya, Real yang ia tinggalkan malah menjadi juara La Liga. Ia merupakan satu-satunya pemain yang menorehkan namanya di sejarah indah El Clasico. Enrique merupakan pemain yang mencetak gol di duel ini dari dua klub berbeda, dari 5 golnya di El Clasico, 1 ia sumbangkan untuk Real dan 4 untuk Barcelona.


Luis Figo, 1998

Banyak yang menganggap kepindahan Luis Figo yang kala itu menjadi pangeran Catalan adalah usaha pembalasan Real terhadap aksi Enrique. Pemain Portugal itu juga termasuk penentu sukses Barca meraih gelar Piala Winner dan La Liga pada musim 1996-97, dan tiba-tiba saja ia menandatangani transfernya ke Madrid yang pada saat itu sedang membangun proyek Los Galaticos. Banyak pendukung Blaugrana yang tidak terima dengan pengkhianatan pemain yang mereka favoritkan di Nou Camp selama 5 tahun terakhir tersebut.


Bahkan mereka tetap mendendam dengan pemain yang kemudian membawa Real meraih gelar juara Liga Champions Eropa dan Piala Super Eropa di tahun 2002 tersebut. Saat duel El Clasico di Nou Camp pada tahun 2002, pendukung Barca melemparinya dengan koin dan benda-benda lain karena menganggapnya mata duitan saat ia mengambil eksekusi corner kick, lebih parah lagi pendukung Barcelona memasang kepala Babi di area tendangan sudut.
Mungkin perseteruan kedua tim ini akan menguat jika bintang mereka sepertiLionel Messi atau pun Cristiano Ronaldo berani menyeberang ke lawan mereka. Atau lebih ekstrim lagi jika pelatih mereka baik Mou atau pun Josep Guardiola yang pindah. Mungkin tidak mungkin? Who knows? Bola itu bundar. Salam!


Monday, 4 June 2012

0 Dibalik Kepopularitasan David Villa



Photo: WOW DAVID VILLA 

ANGKAT JEMPOLNYA BAGI VILLALOVERS SILAHKAN TAG

=> komeng <=

Di laga final piala dunia 2010, jutaan pasang mata menjadi penikmat laga yang mempertemukan kesebelasan spanyol dan belanda. Diantara jutaan tersebut, terdapat sepasang mata yang mungkin akan haru dan bangga. Mata itu milik seorang pria bekas pekerja tambang bernama Jose Manuel Villa. Nama ini istimewa karena ia adalah ayah dari David Villa.

David Villa, sang anak, kini adalah bintang. Diperhelatan piala dunia Afsel 2010 ini sulit membayangkan sepak terjang tim spanyol tanpa pemain yang kini merumput di klub barcelona itu. Dari 7 gol jumlah gol keseluruhan tim spanyol, 5 biji diantaranya dilesakkan pemain yang dilepas klub lamanya Valencia dengan banderol sebesar 40 juta euro itu.

Kesuksesan David Villa hingga hari ini ternyata bukanlah berkah yang tiba-tiba muncul. Sebagaimana kisah banyak orang sukses, perjuangan Villa menapak kebintangannya juga diwarnai berbagai lika-liku. Dan catatan perjalanan karir pemain klub Barcelona itu menunjukkan bahwa ayahnya adalah sosok yang vital.


David Villa terlahir pada 3 Desember 1981 dalam sebuah keluarga yang terbilang miskin. Ayahnya Jose Manuel Villa hanyalah seorang pekerja tambang.

Kegandrungan pemain bernama lengkap David Villa sanchez ini pada permainan sepakbola telah dimulai semenjak ia kecil. Adalah ayahnya yang memperkenalkan dan mengajarkannya pada permainan bola sepak itu. Kegandrungan itupula yang nyaris membuat villa mengalami tragedi sehingga nyaris di amputasi.

Ketika suatu hari villa yang masih berumur 4 tahun bermain bola dengan orang yang lebih besar, tanpa sengaja pahanya terinjak dan mengakibatkan tulang paha Villa kecil patah dengan mengerikan. Dokterpun sempat putus asa dan menyarankan agar kaki Villa diamputasi.

Namun begitulah, David Villa memang seolah telah ditakdirkan menjadi bintang. Ia kemudian tak jadi diamputasi. Hanya saja kaki kanan yang patah tulang itu harus dibalut dengan gips selama enam bulan. Rupanya masa parah itu menjadi salah satu bagian yang menegaskan keuletan seorang calon bintang. Ketika kaki kanannya di gips, ayahnya terus melatih kaki kiri Villa.


Latihan itu berlangsung selama dua jam setiap harinya setelah ayahnya pulang dari bekerja tambang. Latihan inilah, yang menurut sang ayah, menjawab pertanyaan mengapa kaki kiri dan kanan Villa menjadi momok bagi pemain lawan. Berbagai pertandingan kemudian membuktikan bahwa kedua kaki itu dapat mencetak gol sama baiknya. Berbeda dengan beberapa pemain yang kemampuan antara kaki kiri dan kanannya begitu jomplang. Semisal Arjen Robben, yang begitu digjaya menendang dan memainkan bola dengan kaki kirinya, tapi tidak demikian dengan kaki kanannya. Cobalah anda perhatikan sendiri.


Semangat David Villa untuk bermain sepakbola juga tak lepas dari dorongan ayahnya yang sangat bersemangat melatih dan memotivasi diri pemain yang menjadi top skorer euro 2008 ini. Villa sendiri juga kian giat berlatih manakala melihat ayahnya pulang dengan kepayahan sehabis bekerja dipertambangan. Ia bertekad mengubah hidup keluarganya dengan jalan menjadi bintang sepakbola. Sebuah cita-cita yang didukung penuh oleh ayahnya.

Saturday, 2 June 2012

0 Gara-Gara Berkaus Barca, Gadis Cilik Tidak Diberi Tanda Tangan oleh Ronaldo



>HOT NEWS<

Seorang gadis kecil di Portugal harus bersedih hati karena ia tak diberi tanda tangan oleh Cristiano Ronaldo, dan alasannya sederhana, karena si bocah mengenakan kostum Barcelona.

Hal itu terjadi ketika CR7 dalam rombongan timnas melakoni pemusatan latihan di negaranya. Bagi publik Seleccao pastinya Ronaldo dianggap sosok pahlawan negara yang bakal berjuang di medan Euro 2012.

Sayangnya keinginan sang bocah yang ingin mendapatkan tanda tangan dari si pahlawan harus luntur, bahkan orang tua bocah tersebut melayangkan surat curhat di media setempat perihal nasib malang putrinya itu.

Berikut detail isi surat yang ditulis sang Ayah:

Thursday, 31 May 2012

0 Inilah Jersey Anyar el Barca

Musim depan, Barcelona akan memiliki seragam baru untuk Lionel Messi cs. Masih diproduksi oleh perlengkapan olahraga ternama dunia, Nike , seragam Barcelona memiliki corak yang berbeda dibanding musim ini.

Pada Selasa (22/5), Blaugrana memamerkan seragam terbarunya di MACBA centre, Barcelona. Tidak ada lagi perpaduan warna biru dan merah dalam banyak setrip untuk seragam kandang.

Gradasi warna biru dan merah akan tetap mendominasi seragam anyar tersebut. Namun, kali ini terlihat lebih simpel dan bersinar.

Sedangkan seragam tandang memiliki tampilan lebih berani. Warna terang kuning dan oranye akan menjadi ciri khas Barcelona. Sepintas, kedua seragam tersebut akan mencerminkan warna yang lebih bersemangat.

Yang lebih hebat, Nike membuat seragam ini dari bahan daur ulang ramah lingkungan. Setiap setelan baju dan celana, dibuat menggunakan 13 botol air daur ulang. Proses ini mengurangi konsumsi 30 persen energi dibandingkan bahan dengan menggunakan polyester tradisional. Nike juga mengklaim seragam ini lebih ringan 23 persen dari produk keluaran Nike sebelumnya.



Foto: Inilah Jersey Terbaru Barcelona 

Musim depan, Barcelona akan memiliki seragam baru untuk Lionel Messi cs. Masih diproduksi oleh perlengkapan olahraga ternama dunia, Nike , seragam Barcelona memiliki corak yang berbeda dibanding musim ini.

Pada Selasa (22/5), Blaugrana memamerkan seragam terbarunya di MACBA centre, Barcelona. Tidak ada lagi perpaduan warna biru dan merah dalam banyak setrip untuk seragam kandang.

Gradasi warna biru dan merah akan tetap mendominasi seragam anyar tersebut. Namun, kali ini terlihat lebih simpel dan bersinar.

Sedangkan seragam tandang memiliki tampilan lebih berani. Warna terang kuning dan oranye akan menjadi ciri khas Barcelona. Sepintas, kedua seragam tersebut akan mencerminkan warna yang lebih bersemangat.

Yang lebih hebat, Nike  membuat seragam ini dari bahan daur ulang ramah lingkungan. Setiap setelan baju dan celana, dibuat menggunakan 13 botol air daur ulang. Proses ini mengurangi konsumsi 30 persen energi dibandingkan bahan dengan menggunakan polyester  tradisional. Nike  juga mengklaim seragam ini lebih ringan 23 persen dari produk keluaran Nike  sebelumnya. (DuniaSoccer)


''avm''

0 Tanpa Dirinya, Takkan Ada Lionel Messi, Xavi, Andres Iniesta, Atau Pep Guardiola

Tanpa dia, tidak akan ada Pep Guardiola, tidak ada Lionel Messi, tidak ada Xavi maupun Andres Iniesta. Mereka akan dinilai terlalu lambat, terlalu kecil – seperti para pemain sepakbola meja.

Si jenius dari Amsterdam menciptakan kondisi yang memungkinkan para pemain yang luar biasa ini diakui dan menjadi pusat dari nilai-nilai FC Barcelona. Tanpa Cruyff, cerita ini tidak akan pernah ada.

Friday, 25 May 2012

2 Tahukah Anda ??

> Bahwa Messi akan Memakai Sepatu Spesial di Final Copa del Rey

Malam ini di Final Copa del Rey 2012, Lionel Messi akan dibekali sebuah sepatu spesial oleh Adidas. Sepatu adidas tipe adiZero F50 yang ia kenakan akan dihias secara khusus.

Warna putih akan dipadukan warna Lime dan ada gambar logo Copa del Rey yang baru. Sementara bendera Argentina akan tetap menghiasi sepatu bagian tumit. Dan benda ini akan ia kenakan saat Barcelona bersua Athletic Bibao dini hari nanti. Pastinya keren nih..



> The Next CAMP NOU STADIUM.!!

Para Petinggi Barcelona Masih Belum Puas Untuk Selalu Memperbaharui Stadium Agar Selalu Menjadi Yang Terbaik & Bergengsi

Rencana Merenovasi Masih Belum Ditentukan Tapi Kurang Lebih Ini Adalah Design Yang Telah Dibuat Untuk CAMP NOU STADIUM
Keren kah ?




0 Data dan Fakta Finalis Copa del Rey 2012


Sebelum laga final Copa del Rey di Vicente Calderon dini hari nanti, berikut kami sajikan data dan fakta kedua finalis.

Thursday, 24 May 2012

0 Sejarah Piala Eropa (EURO CUP)

Hai para sobat blogger, kalian pasti tahu dengan EURO Cup. Kejuaraan paling wahid se-Eropa itu  bakalan muncul lagi di layar televisi anda, yang pasti lebih seru dan menarik. Sebentar lagi akan diadakan UURO Cup 2012. Sebelum memasuki EURO 2012, sobat sudah tahu belum sejarah Euro dan pemenangnya.? Berikut ini adalah sejarah "UEFA EURO CUP"

Tuesday, 22 May 2012

0 Sejarah Berdirinya Stadion Estedio Camp Nou (Barcelona)



Stadion Estedio Camp Nou (dari bahasa Katalan yang artinya adalah "lapangan baru") adalah stadion sepak bola di Barcelona, Spanyol. 

Stadion Camp Nou dibangun dari tahun 1954 sampai 1957, diresmikan tangggal 24 September 1957. Nama resmi dari stadion ini "Nou Estadi del Futbol Club Barcelona" Pernah 2x direnovasi yaitu tahun 1980 sama tahun 1994. Stadion ini memiliki kapasitas hingga 98.800 orang.
Sejarah Berdiri Stadion Estedio Camp Nou (Barca)

Monday, 21 May 2012

0 Sejarah UEFA Champions League dan Para Juaranya



Kompetisi klub utama sepak bola di Eropa ini diluncurkan satu bulan setelah Kongres UEFA yang pertama, yang diselenggarakan di Wina pada 2 Maret 1955 namun, anehnya, yang disebut “Piala Eropa” bukan inisiatif UEFA.
Ketika banyak anggota pendiri UEFA yang lebih tertarik dalam membangun kompetisi tim nasional, harian olahraga Perancis L’Equipe dan editor mereka Gabriel Hanot, yang kemudian memperjuangkan kompetisi klub Eropa. Hanot, bersama dengan rekan Jacques Ferran, merancang sebuah turnamen yang menantang untuk dimainkan pada hari Rabu.
Turnamen yang diprakarsai oleh L’Equipe tidak menetapkan bahwa tim peserta harus menjadi juara dari negara mereka, tetapi mereka mengundang klub-klub yang mereka anggap memiliki daya tarik penggemar paling banyak. Perwakilan dari 16 klub yang diundang ke pertemuan pada tanggal 2 – 3 April 1955 dan aturan itu dengan suara bulat disetujui. Perlengkapan Piala Eropa pertama Champions Klub ‘dimainkan di Lisbon dan Sporting Clube de Portugal ditahan imbang 3-3 oleh FK Partizan. Yugoslavia memenangkan leg kedua di Belgrade 5-2 untuk maju ke babak berikutnya.
Real Madrid CF seperti membuat turnamen sendiri dengan memenangkan lima final pertama. Sejak itu, klub-klub lain juga menikmati persaingan, seperti AFC Ajax dan FC Bayern München yang menyelesaikan tiga kemenangan beruntun. Namun, tidak ada satu klub yang mampu mendominasi dalam jangka panjang. Ajax menunggu 22 tahun untuk menambahkan gelar keempat dengan hattrick diperoleh pada awal tahun 1970; kemenangan Madrid di tahun 1998 adalah pertama mereka dalam 32 tahun, dan adu penalti Bayern sukses di Milan pada tahun 2001 mengakhiri penantian 26 tahun untuk kesuksesan mereka yang keempat.
Empat kemenangan Liverpool FC antara tahun 1977 dan 1984 layak mendapat sebutan khusus sebagai klub Inggris yang meraih piala empat kali dengan dasar tim yang berbeda. The Reds bersinar terang lagi pada tahun 2005 ketika mereka berjuang kembali dari 3-0 untuk mengalahkan AC Milan melalui adu penalti, yang mungkin akhir kompetisi yang paling menarik dan mengesankan.
Real Madrid, Milan dan FC Barcelona telah menjadi klub paling sukses di Liga Champions, memenangkan kompetisi sebanyak tiga kali. Madrid juga sisi paling sukses secara keseluruhan dengan sembilan kali juara, disusul oleh tujuh untuk Milan, lima untuk Liverpool dan empat masing-masing untuk Bayern, Ajax dan Barcelona. Madrid juga memegang rekor tampil di final, dengan 12 kali. Era 2002/03 adalah kesuksesan Milan setelah 19 pertandingan maraton dari babak kualifikasi ketiga kompetisi sampai ke adu penalti sukses melawan Juventus di final.
Titik balik utama dalam evolusi kompetisi dimulai pada musim 1992/93 ketika Liga Champions, melibatkan babak penyisihan grup di samping sistem gugur. Popularitas fase grup berarti kompetisi telah berkembang dari delapan menjadi 32 tim dengan pertandingan berlangsung pada hari Selasa dan Rabu di seluruh Eropa.
Para Juara Liga Champion
2010/11 Barcelona
2009/10 Internazionale
2008/09 Barcelona
2007/08 Man. United
2006/07 Milan
2005/06 Barcelona
2004/05 Liverpool
2003/04 Porto
2002/03 Milan
2001/02 Real Madrid
2000/01 Bayern
1999/00 Real Madrid
1998/99 Man. United
1997/98 Real Madrid
1996/97 Dortmund
1995/96 Juventus
1994/95 Ajax
1993/94 Milan
1992/93 Marseille
1991/92 Barcelona
1990/91 Crvena zvezda (Red Star Belgrade)
1989/90 Milan
1988/89 Milan
1987/88 PSV
1986/87 Porto
1985/86 Steaua
1984/85 Juventus
1983/84 Liverpool
1982/83 Hamburg
1981/82 Aston Villa
1980/81 Liverpool
1979/80 Nottingham Forest
1978/79 Nottingham Forest
1977/78 Liverpool
1976/77 Liverpool
1975/76 Bayern
1974/75 Bayern
1973/74 Bayern
1972/73 Ajax
1971/72 Ajax
1970/71 Ajax
1969/70 Feyenoord
1968/69 Milan
1967/68 Man. United
1966/67 Celtic
1965/66 Real Madrid
1964/65 Internazionale
1963/64 Internazionale
1962/63 Milan
1961/62 Benfica
1960/61 Benfica
1959/60 Real Madrid
1958/59 Real Madrid
1957/58 Real Madrid
1956/57 Real Madrid
1955/56 Real Madrid
Sumber: uefa.com

0 Sejarah Berdirinya Klub Mega Bintang "FC Barcelona"




Banyak pemain sepakbola legendaris terlahir dari FC Barcelona (FC Barca) seperti Kubala, Suarez, Cruyff, Maradona, Ronaldinho dan Lionel Messi. Selama abad 20, Barca menjadi symbol Barcelona, sebuah symbol yang merepresentasikan identitas Catalan sebagai bangsa. Begitulah, mengapa Barca dikatakan lebih dari sebuah klub.
Pengusaha berkebangsaan Swiss datang ke Spanyol untuk urusan bisnis dengan sejumlah orang setempat dan Inggris. Dia adalah Joan Gamper yang kemudian menjadi pendiri FC Barcelona. Mereka ternyata sama-sama menyukai sepakbola. Akhirnya di kantor Sole Gym pada 29 November 1899 Gamper bertemu Gualteri Wild, Lluis d’Osso, Bartomeu Terrados, Otto Kunzle, Otto Maier, Enric Ducal, Pere Cabot, Carles Pujol, Josep Llobet, John Parsons, dan William Parsons. Duabelas orang tersebut berkumpul dengan maksud mendirikan klub sepakbola dan berdirilah Football Club Barcelona yang juga disebut Barca.
Gamper pun menjadi satu pemain Barcelona sampai 1903. Walter Wild dari Inggris, diangkat sebagai presiden pertama klub hingga 1901. Pertandingan pertama Barca digelar di Bonanova Cycle Track melawan grup ekspatriat asal Inggris yang tinggal di Barcelona. Pertandingan berakhir dengan kemenangan ekspatriat Inggris unggul 1-0.
Seragam tim Barca waktu itu berwarna biru dan merah anggur. Gamper memilih biru dan merah anggur sesuai dengan warna satu wilayah di Swiss tempat asalnya.
Sebagai sebuah klub tentu perlu markas. Pada 14 Maret 1909, klub meresmikan markas pertamanya di Industria dengan kapasitas 6.000 orang. Waktu itu Barcelona memperoleh gelar pertamanya, juara Catalan Championships periode 1909/1910.
Musim kompetisi periode 1910/1911, 1912/1913, 1915/1916, 1918/1919 1919/1920, 1920/1921 dan 1921/1922 juaranya ada di tangan Barcelona. Klub ini juga menjuarai kompetisi Spanish Championships musim 1909/1910, 1911/1912, 1912/1913, 1919/1920 dan 1921/1922. Barca juga memenangi dengan cemerlang edisi perdana Spanish National League, musim kompetisi 1928-1929.
Di tahun saat menjuarai Catalan dan Spanish Championship markas Barca Les Corts yang juga dikenal dengan The Cathedral of Football diresmikan 20 Mei 1922. Stadion ini kapasitas awalnya 30.000 orang, tapi belakangan lipat dua menjadi 60.000.
Pada 1924 klub memiliki 12.207 anggota fans dan ini jumlah pendukung yang besar sekaligus jadi fondasi penggemar masifnya sekarang. Toh begitu, jumlah fans-nya pernah mengalami masa surut. Lantaran perang sipil 1936 dan represi rezim fasis, di tahun 1939 jumlah pendukung anjlok menjadi 3.486.
Dekade 1930-an memang menjadi masa suram dan getir Barca. Pemilik klub Joan Gamper meninggal 30 Jul 1930. Permulaan dekade yang fatal dan klub masuk ke dalam periode kemunduran. Terjadi krisis institutional, banyak anggota meninggalkan klub, hasil pertandingan yang buruk dan tekanan politis pendukungnya Franco.
Perang sipil pada 1936 menimbulkan petaka bagi Barcelona FC. Josep Sunol, Presiden Barcelona, dibunuh tentaranya Franco di dekat Guadalajara. Maret 1938 kaum fasis menjatuhkan bom FC Barcelona Social Club dan menyebabkan kerusakan serius.
Pada 1939 pasukannya Franco menciptakan banyak masalah terhadap klub, karena ini sudah menjadi symbol orang Catalan. Namun,tidak selamanya derita merundung Barca. Dekade 1940-an Barca secara bertahap recovery kendati terus dirundung kesulitan internal. Dari pihak eksternal rezim Franco masih merongrong. Misalnya pada Juni 1943 Franco melalui wasit dan polisi mengancam Barca ketika melawan Real Madrid. Pertandingan berakhir dengan kekalahan Barca, skor 11-1. Hanya saja—di dekade ini—bukan Barca namanya kalau sama sekali tidak menorehkan prestasi.
Barca meraih juara liga nasional musim kompetisi1944/1945, 1947/948 dan 1948/949 serta juara Latin Cup 1949. Yang terakhir ini merupakan prestasi internasional pertama barca. Kompetisi itu didahului European Champions Cup Title. Klala itu Barca diperkuat Cesar, Basora, Velasco, Curta, Gonzalvo bersaudara, Seguer, dan Biosca o Ramallets. Juni 1950 Ladislao Kubala bergabung di Barcelona dan membuat Barcelona FC menjadi tim tak terkalahkan.
Barca sangat berterimakasih pada garis depan yang luar biasa yaitu Basora, Cesar, Kubala, Moreno dan Manchon. Di antara 1951 dan 1953, Barca memenangi tiap kompetisi yang digelar seperti Liga Spanyol 1951/1952 dan 1952/1953 serta Piala Spanyol 1950/1951, 1951/1952 dan 1952/1953).
Yang paling mengesankan adalah pada musim 1952/1953. Barca merebut empat piala: Liga Spanyol, Piala Spanyol, Latin Cup Eva Duarte, dan Martini Rossi trophies. Kubala menjadi figur luar biasa bagi Les Corts dan segera Francesc Miro-Sans mempromosikan pembangunan Camp Nou Stadiym Nuu Camppun diresmikan pada 24 September 1957, berkapasitas 90.000 penonton.
Barca baru kembali menjuarai liga Spanyol untuk musim 1958/1959 dan 1959/1960 serta Fairs’ Cups 1957/1958 dan 1959/1960.Waktu itu Barca dilatih Helenio Herrera dengan pemain-pemain brilian seperti Kocsis, Czibor, Evaristo, Kubala, Eulogio Martinez, Suarez, Villaverde, Olivella, Gensana, Segarra, Gracia, Verges dan Tejada.
Tapi, pada dekade 60-an Barca mengalami periode krisis. Barca hanya memenangi Piala Spanyol 1963 dan 1968 serta Fairs’ Cup 1966. Baru pada dekade 1970-an Barca bangkit lagi. Pada 1973, bergabung Johan Cruyff asal Belanda. Hadirnya Cruyff memberi sentuhan akhir pada barisan penyerang emas yang terdiri dari Rexach, Asensi, Sotil dan Marcial. Tim ini memimpin kompetisi liga musim 1973/1974. Sekaligus berbarengan dengan perayaan hari jadi klub ke-75. Anggota fans saat itu mencapai angka 69.566. Ketika perayaan dipasang poster Joan Miró untuk mengenangnya.
FC Barcelona sekarang menjadi entitas olah raga yang mencakup basketball, handball, hockey, atletik, ice-hockey, figure skating, indoor football, rugby, baseball, volleyball, dan divisi sepakbola wanita. Tim sepakbolanya menjadi satu klub yang ikut kualifikasi kompetisi di daratan Eropa tiap tahun sejak 1955. Total anggota fans pun luar biasa. Sekarang mencapai 105.706 anggota dan 1.508 klub supporter. Barcelona kini bermarkas di Avenida Aristides Maillol 8020, Spain. Nomor telepon yang bisa dihubungi (+34) 93 496 36 00.